Jalan Panjang Sanggar Buyung Upik Di Toboh Marunggai

28 10 2009

P5274268Kamis, 8 Oktober 2009 pukul 04.00
Relawan Drupadi yang berjumlah 7 orang menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan masih terkantuk-kantuk karena pukul 01.00 baru kelar pembekalan materi traumatic healing. Mengingat pukul 06.00 ada meeting koordinasi dengan relawan Rumah Hati dan Lazuardi di terminal 2F maklum saja selama ini koordinasi lebih banyak lewat hp sehingga relawan harus melawan rasa kantuk dan tetap menjaga stamina agar misi kemanusiaan di area bencana berjalan sesuai dengan rencana.

Sekitar pukul10.00 para relawan yang berjumlah 21 orang sudah menginjakkan kakinya di bandara Minangkabau, uniknya para relawan yang terhimpun di Mustang 88 FM Peduli sangat beragam, ada yang baru pertama kali terjun dan ada juga yang sudah sudah terbiasa di daerah-daerah bencana misalnya pernah ikut dalam misi kemanusiaan gempa di Yogyakarta. Spesialisasinya pun macam-macam ada dokter, paramedis, conselor, penyiar ( Thanks y Grace dari KISS FM ) driver, dan yang ringan tangan untuk urusan logistik dan keperluan relawan. Walau tim baru bertemu satu sama lain relawan sudah saling melengkapi.

Hari pertama dan kedua tim masih mencari titik yang “sesuai” untuk dijadikan sasaran rehabilitasi mental pasca gempa. Mulai dari ulakan pauh kambar sampai sikucur koto V kampung dalam, akhirnya dihari ketiga diputuskan untuk melakukan pemusatan rehabilitasi di korong toboh marunggai nagari sikucur kecamatan koto V kampung dalam kabupaten Padang Pariaman.

Menurut data korban dan kerusakan di koto V Kampung Dalam sebagai berikut :

1. Jumlah Korban
Korban Meninggal : 30 orang
Luka Berat : 42 orang
Luka Ringan : 15 orang

2. Jumlah Kerusakan
Fasilitas Umum (Jln, Jembatan, Pasar
Irigasi )
Rusak Berat : 15
Rusak Sedang : 10
Rusak Ringan : 0

3. Rumah Ibadah
Rusak Berat : 123
Rusak Sedang : 41
Rusak Ringan : 3

4. Kantor
Rusak Berat : 14
Rusak Sedang : 5
Rusak Ringan : 0

5. Sekolah
Rusak Berat : 30
Rusak Sedang : 9
Rusak Ringan : 0

6. Rumah Penduduk
Rusak Berat : 5,111
Rusak Sedang : 881
Rusak Ringan : 269

7. Data Kependudukan
Jumlah Kepala Keluarga (KK) : 6,479
Jumlah Penduduk : 26,670

Menuju toboh Marunggai ditempuh hampir 1.5 jam dari kota pariaman mengingat jalan yang menaiki bukit dan jalan yang rusak apalagi sisi tebing jalan yang rawan longsor mengingat struktur tanah yang labil akibat gempa, ditambah lagi mobilisasi akses jalan menuju toboh marunggai dan home base relawan di kota Pariaman, tim harus kerja secara ekstra dengan kehati-hatian yang tinggi. Belum lagi untuk urusan komunikasi (signal) hp antara ada dan tiada melengkapi rasa “suasana” medan yang berat. Namun demikian semangat tim relawan tak pernah pudar justru menjadi petualangan yang mengasyikan.

Pengertian Dan Lingkup Kegiatan Traumatic Healing

P6014505Traumatic adalah sesuatu yang berhubungan dengan pengalaman yang menggucangkan jiwa. Penyebab trauma itu sendiri bisa disebabkan meninggalnya orang yang kita cintai, kekerasan yang dialami, bencana alam yang datang dengan tiba-tiba dan tak pernah diduga dampaknya dan kecelakaan yang menimbulkan kerugian harta benda dan kematian.

Menurut Mary Allen Copeland ( Living Without Depresion ) ciri-ciri trauma adalah sebagai berikut ; diam, bicara sendiri, menangis, tampak gelisah, sedih dan takut oleh sebab itu diperlukan treatment berupa healing menurut John M. Echols proses penyembuhan dari suatu penyakit yang diderita akibat dari suatu peristiwa yang dialami.
Relawan Mustang Peduli 88 FM yang terdiri dari jejaring Drupadi Foundation, Rumah Hati, Lazuardi Biru memusatkan perhatian traumatic healing di Korong Tobo Marunggai Nagari Sikucur Kabupaten Padang Pariaman dengan sasaran pada anak-anak.

Memulai aktifitas traumatic healing pada tanggal 10 Oktober dan berakhir pada 20 Oktober 2009. Posko relawan yang diberi nama Sanggar Buyung Upik mendapat respon yang sangat luar biasa dari penduduk mengingat program yang dijalankan membawa efek positif terhadap psikologis tumbuh kembang anak. Terlihat dari dimulainya program ini anak yang mengikuti berkisar 30 anak dan pada hari kedua dan seterusnya mencapai 150 anak

1 st treatment
Selalu menciptakan suasana senang ( happy atmosphere ) dengan materi yang disajikan sbb ;
Game
Brain game
Creativities
Story telling

2 st treatment
Sampaikan Nasihat ( Giving advice )
Tausyiah
Silaturrahiem
Empathy
Simpathy

Sabtu, 17 Oktober 2009
Hari yang begitu akan diingat oleh relawan yang sudah bermukim lama selama 8 hari di toboh Marunggai harus berpamitan dengan anak-anak yang mulai terlibat hubungan emosional dengan para relawan. Hari itu juga telah di deklarasikan dan diperkenalkan eksistensi sanggar yang diberi nama Sanggar Buyung Upik. Mungkin dihari-hari yang kan datang jika anak-anak telah tumbuh dewasa meningat sanggar Buyung Upik sama dengan membangkitkan masa depan dari porak-poranda kampung penghasil kopra dan coklat.

Sanggar Buyung Upik adalah tempat bermain, berkumpul dan belajar dengan semboyan, saling sapa, sopan, silaturahiem, dan semangat. Berteman buku dan kesederhanaan kiranya sanggar Buyung Upik adalah teman yang indah dan sulit terlupakan.

Tim traumatic healing selanjutnya diteruskan oleh Bu Titik (Lazuardi Biru) namun mengingat curah hujan, dan gempa susulan (mengakibatkan bukit sepanjang 800 meter terlihat membelah dengan rongga hampir 3 meter) diputuskan Tim untuk turun dan mengakhiri misinya.

Selamat berjuang sahabat di toboh Marunggai
Ada canda
Ada tawa
Ada rasa cinta
Terus semangat

LET’S START & DO IT

“REDIREDT OUR BROTHERS AND SISTERS INTO A BALANCE CONDITION”

(Bob D Mc. Donald, Ph D)


Aksi

Information

2 responses

27 06 2011
Eko Junior

dusun mrunggai sudaha kembali seprti bisa ,malah tambh maju lagi (kampung saya )

27 06 2011
Agustian

Salam,

Senang sekali mendengarnya ……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: