Temu dan Dialog

Temu dan Dialog Penanganan Masalah Banjir di Perumahan Vila Mutiara Gading Secara Komprehensif

Bekasi, 22 Nopember 2008

evakuasi11Perumahan Vila Mutiara Gading yang terletak di desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya di huni sejak tahun 1997. Perumahan yang dihuni kurang lebih 3000 kepala keluarga, harus bersusah payah dan menderita ketika cuaca memasuki musim penghujan.

Hal ini pernah dialami pada medio bulan Februari 2007 dengan debit hujan yang besar ketinggian banjir di Vila Mutiara Gading mencapai 150 cm, sehingga kami dan teman-teman bersegera membentuk posko bencana banjir yang terletak persis di depan pintu gerbang, Untuk melakukan evakuasi warga dan membuka areal parkir kendaraan bermotor (kendaraan bermotor sudah tidak dapat memasuki areal perumahan). Kami beruntung saat bencana banjir datang, TIM SAR dari Polisi AIRUD turut ambil bagian dalam melakukan evakuasi. Dari pihak pemerintah (Kecamatan) kami mendapat pinjaman 1 (satu) perahu karet. Sehingga proses evakuasi berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan jatuhnya korban.


Itulah cerita sepenggal pengalaman getir yang kami terima ketika kita tinggal di perumahan Vila Mutiara Gading, tiada terdengar burung berkicau, tiada tidur dengan mimpi indah, tiada asri dan nyaman. Berbeda dengan cerita di dalam brosur yang penuh paradoksal dalam  pencitraan rumah idaman yang penuh pesona dan asri sehingga alam sadar diri kita pun terbuai dengan tanpa “cerewet” membayarkan uang muka sebagai tanda jadi kepada pihak pengembang.

evakuasi21Kini musim penghujan telah tiba entah datangnya dengan debit besar, ringan, atau kecil tetap saja Perumahan Vila Mutiara Gading yang dibangun oleh PT. Nadya Villa ( PT ISPI Pratama) harus menerima banjir sebagai akibat dari buruknya sistem drainase, mandulnya pengawasan dari instansi terkait  terhadap pengembang dan lemahnya Perda Kab Bekasi No. 7 Tahun 1996 Tentang Izin Mendirikan Bangunan.

Akankah banjir selalu diratapi dan menuduh banjir akibat fenomena alam ? Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan tentu banjir harus dipandang sebagai akibat ketidakbecusan dan pengingkaran terhadap bentuk amanah Tuhan yang tidak menyeimbangkan kelestarian lingkungan dengan pengelolaan dan penataan lingkungan secara cerdas.

Kini, akankah kita berdiam diri ? tentu tidak, Drupadi Foundation mencoba melakukan  “ijtihad” dengan mengadakan Temu dan Dialog ; Penanganan Masalah Banjir di Perumahan Vila Mutiara Gading Secara Komprehensif.

Dalam Pertemuan itu bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, tetapi ,mencari penyelesaian sebagai bentuk rasa tanggung jawab. Maka acara tersebut harus dihadiri oleh beberapa unsur seperti pemerintah dalam hal ini  oleh Camat Tarumajaya dan Dinas Pengendalian Dampak Lingkungan Dan Pertambangan Kabupaten Bekasi, Wakil Rakyat diwakili oleh Bpk Drs H. Sarbini ( Ketua Komisi C DPRD Bekasi ), Pengembang PT ISPI Pratama oleh Direksi, pemerhati lingkungan diwakili oleh Selamet Daroyni ( Direktur WALHI Jakarta ) dan Warga Vila Mutiara Gading.

Harapan kita, semoga pertemuan tersebut merupakan langkah awal dalam menyelesaikan persoalan banjir. Semoga !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: